ANALISIS PERSEPSI PUBLIK TENTANG MARRIAGE IS SCARY PADA MEDIA SOSIAL X

Authors

  • Rahmi Sahari Annisa Mataram University
  • Agus Purbathin Hadi Universitas Mataram
  • YY Wima Riyayanatasya Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/sxn2g649

Abstract

Fenomena Marriage is Scary menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya platform X (sebelumnya Twitter), dan mencerminkan adanya perubahan persepsi publik terhadap institusi pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen persepsi publik mengenai fenomena tersebut serta memahami peran media sosial X dalam membentuk realitas sosial baru terkait pernikahan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis sentimen menggunakan algoritma Naïve Bayes melalui perangkat lunak RapidMiner. Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen positif mendominasi dengan persentase sebesar 62,3%, yang berarti banyak warganet yang mendukung narasi Marriage is Scary, menganggap bahwa pernikahan adalah sesuatu yang menakutkan. Sentimen positif ini meliputi tema ketakutan terhadap konflik dalam pernikahan seperti KDRT dan perselingkuhan, ketidaksiapan secara finansial dan mental, ketakutan terhadap peran gender yang timpang, serta kekhawatiran akan memilih pasangan yang salah. Sementara itu sentimen negatif tercatat sebesar 37,7% yang berasal dari warganet yang menolak narasi tersebut dan cenderung menekankan kesiapan pribadi sebelum menikah. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk persepsi publik dan menciptakan realitas sosial baru melalui interaksi digital.

 

Downloads

Published

2026-06-30